Senin, 11 Agustus 2014

Tiramisu

Anda tahu dessert tiramisu? Dessert yang konon dari Italia ini terkenal karena kelembutan kejunya dan kemantapan rasa kopinya. Karena kelezatan rasanya ini, makan sepotong saja tidak akan cukup. Terkesan lebay? Mungkin tidak juga bagi pecinta kopi dan keju, hehehe.


Dulu saya penasaran banget dengan yang namanya tiramisu ini, karena lihat di televisi. Kesan pertama  kayaknya enak banget. Tapi berhubung saya tidak menyukai kopi ~kecuali permen kopiko~ jadi saya tahan keinginan saya ini.

Akhirnya karena penasaran, waktu ibu saya pergi ke Bogor ~jalan jalan dengan teman arisannya~ , saya titip minta di belikan tiramisu dan 1 cup makaroni schotel yang terkenal di Bogor. Tunggu, di tunggu, akhirnya ibu saya pulang malamnya dari Bogor, membawa pesanan saya, 1 cup macaroni schotel dan 1 slice tiramisu. Langsung saya buka itu tiramisu, sekilas kok kayak kue yang di lapisi ice cream ya. Tapi ada selai coklatnya, terus bau kopinya yang kuat menusuk hidung saya, hadeuh....  Ambil sendok dan mulai hap itu tiramisu, dan langsung saya terbatuk batuk karena rasa kopinya yang begitu kuat. Akhirnya itu tiramisu habis dengan perjuangan yang begitu kuat dari saya, karena jujur saya eneg memakannya. Kecewa? Pasti iya. Begini rasanya dessert yang buat orang tergila gila.

Setelah beberapa lama, saya akhirnya penasaran ingin mencoba lagi rasa tiramisu, hehehe. Dan pilihan saya jatuhkan ke tiramisu di toko kota Bandung, yang sudah terkenal. Beli 1 cup kecil harganya 17500, dan mulai saya makan, daaaaaan.... saya suka yang ini. Rasa kopinya tidak begitu kuat dan kejunya enak banget. Ini baru tiramisu yang bisa saya makan, hehehe. Cuma harganya mahal juga ya dengan porsi sekecil itu. Dari situ saya mulai browsing di mbah gugel cari resep tiramisu, dimana saya temukan ada 2 versi, ada yang memakai telur mentah, ada juga yang tidak pakai. Karena saya takut menggunakan telur mentah dengan alasan kesehatan, saya jatuhkan pilihan saya ke resep tiramisu non-eggless.

Pilihan saya jatuh kepada resep tiramisu punya mba Ricke, pemilik blog ordinarykitchen, anda bisa lihat resep aslinya di sini. Karena saya tidak punya biskuit Lady finger, saya menggunakan sponge cake coklat sebagai base cake tiramisu ini.


Bahan Sponge cake coklat  :
4 butir telur
30gr coklat bubuk
20gr tepung maizena
50gr tepung terigu
100gr gula
1sdt TBM dan 1/2sdt vanili bubuk
50gr butter/margarin lelehkan
1sdt pasta black forest

Cara membuat :
Kocok telur, gula, vanili dan TBM sampai kental dan berjejak
Masukkan ayakan campuran tepung terigu, coklat bubuk dan maizena, aduk rata pakai spatula
Masukkan lelehan butter/margarin, aduk balik. Pastikan butter /margarin tercampur sempurna dengan adonan
Masukkan pasta blackforest, aduk rata.
Tuang ke loyang yg sudah di olesi margarin dan dialasi dengan kertas roti
Panggang dengan suhu 180C antara 25-30menit
Ketika sudah matang, cakenya di bagi 2, sisihkan

Adonan Cheese Tiramisu :
250gr mascarpone cheese
250ml whipped cream cair - dinginkan
50gr gula halus
1sdt esen vanili
50ml air matang
1sdm gelatin halal

Cara membuat :
Campur air matang dengan gelatin, aduk rata, kemudian tim sampai larut, sisihkan
Kocok mascarpone cheese sebentar saja
Kocok whipped cream dengan gula halus sampai setengah kaku,masukkan esen vanili, kocok lagi
Campur adonan whipped cream dengan mascarpone cheese, aduk rata, masukkan gelatin yang sudah di tim, aduk

Larutan kopi :
3sdm kopi + 150 ml air panas + 3sdm gula pasir, aduk rata semuanya, dinginkan
Filling : 30 gr coklat batang yang di serut
Topping : coklat bubuk dan fresh strawberry

Cara penyajian:
Siapkan loyang bongkar pasang
Taruh di dasar loyang bongkar pasar sponge cake coklat
Basahi sponge cake dengan larutan kopi
Masukkan adonan tiramisu sebagian
Taburi atasnya dengan coklat batang yang di serut
Taruh sponge cake lagi
Basahi dengan larutan kopi
Masukkan adonan tiramisu
Bekukan di chiller kurang lebih 4 atau 8 jam (semalaman lebih baik)
Hias dengan coklat bubuk/serutan coklat atau sesuai selera.
Hidangkan.... yummi...


Setelah menunggu 8 jam, tiramisu ini langsung saya hidangkan di keluarga saya. Dan alhamdulillah pada suka semua dengan rasanya. Langsung habis pada saat itu. Saya juga puas dengan rasanya, karena kopinya ga begitu kuat, hahaha, tapi masih ada kok rasa kopinya. Jadi mendingan buat sendiri saja deh tiramisu ini daripada beli. Memang biayanya mahal, tapi worth it kok dengan rasanya, dan 1 loyang gede bisa buat kita sendiri, hehehehe.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar